Mengapa harus tuhan ciptakan rindu
Untuk dirasai oleh kita yang bernama manusia
Adakah tidak ada lagi ruang
Untuk kuselit sutera ke halaman hatimu
Asmara jadi sengsara
Dan kukira tiada lagi rama-rama
Yang sudi terbang memancar warnanya di saat
malam gelap gelita
Dan kukira tiada lagi unikorn sepi bertatahkan sularaya
yang sudi memacu keasyikan di sebalik bayangan salju
Aku memang telah ditaqdirkan untuk
mengusung rindu ini
Puing-puing yang kutelan
Bersama buih-buih ketagihan
Adalah harapan yang kutinggalkan di rintihan zaman
Dan adakah kita akan terus diarak derita
Bercumbu dengan angin kenangan yang terindah...
Prosakutu:
Puing = Kata bantu adjektif (kata sifat) bagi Ko'eng
Sularaya = Sulaman Kasih di Telapak Bunga Raya
