Khamis, 2 Julai 2009

- PERJANJIAN SANG PERAYAU -



-PERJANJIAN SANG PERAYAU-

Subuh ini
Rayauan aku terhenti seketika didataran semalam
Terketar temulang, gemuruh luluh gubuk hati
Nun satu sudut hantu-hantu merobah semalam, kencang menuju ke arah aku
Melakonkan lelucon jelik wataknya aku

Aku muntah!
Aku marah!
Aku caci!

Aku meratapi adengan-adengan sundal yang hanyut terus dideras dunia mimikan milik aku
Kebodohan ligat menggerak jari, tali bersambung aku si boneka daging
Hayun tari bebas dipaliti najis perlakuan capik

Dan aku terus meratapi semalam
Berterusan ke hari-hari sebelumnya
Tentang hidup aku arahnya tak pasti

Lumpur kemuncak kenaifan berterusan melimpah
Menyekat nafas yang sedia terpincang diterjah kekhilafan
Jiwa kecamuk menghitung babak-babak keungkalan

Aku terjelepuk diatas pasangan lutut ini
Lemah dikutuk ulangan perlakuan semalam
Rayu tangis mohon dihentikan
Pun tidak diperduli dek peredaran yang mengajar dewasa
Langsung dengan keras dipaksa menonton dan menilai
Rayauan-rayauan harian nan semalam

Dipejamkan mata, aku tak mampu menyaksikan lagi
Sudah cukup hari-hari lampau diisi dengan kejengkelan perlakuan songsang
Aku menghitung kosong telah sempurna ke angka sembilan
Lengkap sudah satu darmawisata
Tak aku buang, tak aku raikan
[Dan] akan aku susun hari-hari esok sesempurna mungkin
Takkan lagi hilang kawalan atas diri aku
Maka lepaskan lah aku dari hentian ini
Agar aku bisa menebus cagaran umur yang telah nun menjauh

Dan diakhir senja perhentian ini
Aku meterai janji
Aku terus kan merayau
Dan terusan mencari diri…

-catatan John si ‘orang gila’-
-1724 Mei 28, 2009, wilayah separa sedar-

4 ulasan:

brokeN~Fleet berkata...

hahaha.. dasar loh!

kapan mahu ketengahkan loh?
bisa aku meneliti tampil menggeliat jilat segala deklamasimu dengan teliga sampei berdarah!!

Angkatan GPSSP-81 berkata...

iya ampun...aduhhh...mas radin...bukan ngak mauk,tapi kapan waktu,iya mungkin aku bisa....for time being (ajuk upik,ABU dan laura),gue masih belum bisa secara totalnya...ahahah...wahh...kelat banget lidah gue... : )

Si Pekuk^ berkata...

Here we go again....
Kirenya, ini connotation dari 'The Wanderer'?

-Hitam, terbaik!-

Angkatan GPSSP-81 berkata...

the wanderer-khalil gibran?
~tidak...ini konotasi dari peristiwa yang pernah benar2 terjadi...mungkin kau lupa waktu itu, tetapi aku sentiasa ingat dan berasa jelik...
maksud aku, sentiasa...

aku kira aku hebat, tetapi sebenarnya?...



p/s : aku terlalu terhidrasi...

iklan selingan

Malaysia Web Hosting

nombor ramalan